Pinjaman Tanpa Agunan Bank BNI Syariah

Mengenai pembiayaan tanpa agunan yang kisi sedang digodok, Bank BNI Syariah masih menunggu pengesahan dari Bank Indonesia (BI).  Menurut Bank Indonesia, pembiayaan ini sangat cocok untuk usaha dengan skala UMKM.

Untuk usaha yang betul-betul mikro, pembiayaan tanpa agunan dapat kita pertimbangkan. Terlebih dulu kita lihat karakter usahanya layak untuk dibiayai atau tidak. Untuk pedagang kecil yang bergantungan dengan lapaknya yang tinggi, akan kita beri tempat tanpa adanya ikatan jaminan. Itulah ungkapan dari Bambang Widjanarko selaku Direktur Bisnis BNI Syariah.

Bambang juga mengatakan bahwa pembiayaan tanpa agunan semacam ini bisa diberikan bagi orang-orang yang memiliki usaha skala mikro dengan jumlah pembiayaan sekitar Rp 5 juta.

Bisa saja kita berikan pembiayaan dengan nominal dibawah Rp 5 juta selama itu masih layak untuk diberikan pinjaman. Karena BNI tergolong baru masuk ke mikro, tegas Bambang.

Untuk masalah pilot project sebagaimana yang telah direncanakan oleh Bank Indonesia untuk kajian produk baru bagi perbankan syariah ini, Bambangpun akan melihat dan menilai perkembangannya ke depan.

Adapun untuk hal yang terkait dengan dana pencadangan bagi hasil bank syariah, rencana dari Bank Indonesia tersebut juga disambut dengan baik oleh Bank BNI. Walaupun demikian, dia lebih melihat bahwa pencadangan ini mesti diambil dari keuntungan Bank.

Pinjaman Tanpa Agunan Bank BNI Syariah2

Bambang menambahkan bahwa hal demikian sangat bagus jika dapat diterapkan ketentuannya. Namun dana pencadangan bagi hasil harus diambil policy keuntungan Bank bukan dari nasabah. Betul adanya bila ada pemikiran di perbankan syariah juga, akan tetapi bank syariah sangat tergantung dengan marginnya, begitulah ucap Bambang.

Seperti yang telah banyak dibicarakan bahwa Mulia Siregar selaku Direktur Direktorat Perbankan Syariah menyatakan bahwa untuk mengembangkan dan memajukan perbankan syariah di tahun 2013, Bank Indonesia tengah mengkaji dua produk baru untuk perbankan syariah, dua produk itu adalah kredit mikro tanpa agunan dan produk pencadangan bagi dana bagi hasil bank syariah.

Dan dua produk itu diharapkan akan membantu semua orang yang memiliki usaha kecil. Dengan program itu pula, para pemilik usaha kecil tidak perlu pusing untuk meminjam pinjaman sebagai tambahan modal usahanya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *