Harga Properti bakal Naik Minimal 100/0

PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi per 1 April mendatang diperkirakan, dapat meningkatkan harga properti sedikitnya 10% Kenaikan tersebut mengikuti kenaikan harga bahan dan material bangunan, seperti semen untuk beton.

Dermikian disampaikan Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta Rudy Margono seusai jumpa pers kerja sarna DPD REI DKI Jakarta dengan laman daring PropertyKita, kemarin, di Jakarta. “Kenaikan harga propertikarena naiknya harga BBM itu minimal 10%,” ujamya.

Ia menerangkan kenaikan harga bakal terjadi khususnya untuk properti residensial bagi kalangan menengah atas. Residensial bagi kalangan tersebut seharga Rp500 juta hingga kurang dari Rp l millar.

Namun, residensial bagi kalangan menengah atas itu pun tengah mengalami kendala dalam penjualan lantaran kebijakan Bank Indonesia (BI). Kebijakan BI yang dimaksud ialah nilai yang bisa dikreditkan dalam

kredit pemilikan rumah (KPR) di Indonesia maksimal 70%. Dengan kata lain, konsumen harus membayar uang muka minimal 30% dari harga rumah. Kebijakan tersebut untuk luasan residensiallebih dari 70 m2.

Dampak nyata dari ketentuan BI tersebut, lanjut Rudy, ialah tertundanya penjualan 5% hingga 10% dari 500 proyek hunian. Sedikitnya 150 ribu unit rumah kelompok menengah atas bakal dilansir tahun ini.

”Masyarakatmenunda pembelian sampai DP (uang muka) cukup. Terjadi penyesuaian tiga sampai enam bulan, apalagi ada rencana penaikan harga BBM.”

Secara umum, sektqr konstruksi akan tertekan oleh penaikan harga BBM subsidi. Badan Pembina (BP) Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum

(PU) meyakini kenaikan harga-harga barang konstruksi tidakakan melebihi 10%.

Namun Kepala BP Konstruksi Kementerian PU Bambang Goeritno mengakui pihaknya masih menghitung potensi kenaikan harga dengan menyurvei harga di pasaran dan menyimulasikannya dengan besaran penaikan harga BBM.

Menurut dia, pemerintah bakal berupaya menekan kenaikan harga barang konstruksi, antara lain dengan mengawasi distribusi barang agar tidak terjadi monopoli dan persediaannya mencukupi. (Bug/E-l)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>